Memaparkan catatan dengan label Lirik Lagu Feberet. Papar semua catatan

Lirik Sudah Cukup Sudah – Nirwana

9 Jul 2012
Posted by Selamber.org
Inikah caramu membalas cintaku
Kau nodai cinta yang ku beri
Inikah caramu membalas sayangku
Kau lukai sayangku untukmu

Teganya kau menari diatas tangisanku
Kau permainkanku sesuka hatimu

Sudah cukup cukup sudah
Cukup sampai disini saja
Daripada hati gelisah
Cintaku kau balas dengan dusta

Sudah cukup cukup sudah
Cukup sampai disini saja
Daripada batin terseksa
Lebih baik kupergi saja
T’lah berulangkali ku coba mengalah
Ternyata sabarku tak berarti untukmu

Teganya kau menari diatas tangisanku
Kau permainkanku sesuka hatimu

Sudah cukup cukup sudah
Cukup sampai disini saja
Daripada hati gelisah
Cintaku kau balas dengan dusta

Sudah cukup cukup sudah
Cukup sampai disini saja
Daripada batin terseksa
Lebih baik kupergi saja
Kuatkan radio, kuatkan radio anda
Kuatkan radio, kuatkan radio
Aku yang patut, yang patut
Memberinya segala
Kerna aku mampu
Ya aku mampu
Melakukan apa-apa saja

Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)
Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)
Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)

Dia penuh gaya, semuapun nak bayar
Memang selalu belanja
Mungkin anak orang kaya
Kadang kala pabila
Dia ke Singapura
Tak duduk rumah saudara
Dia inginkan Shangrila
Bertemu di Facebook
Beberapa hari kemudian
Mungkin gua comel kot
Ajak ku jumpanya di KL, Ooh KL
Oh lupa bilang gadis ni KL
Tak cakap kosong dia memang begini
Akhirnya dapat tahu dia punyai lelaki
Lelakinya pula kan bawa Mercedez
Apa saja dia minta dia memberi tetapi

Aku yang patut, yang patut
Memberinya segala
Kerna aku mampu, ya aku mampu
Melakukan apa-apa saja

Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)
Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)
Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)

Engkau Punya Gaya
Walaupun tak kaya
Bukan paras rupa yang aku pandang sahaja
Mungkin kau lihat ku
Ku banyak berbelanja
Tapi sebenarnya ku biasa-biasa saja

Bertemu di MukaBuku
Ku jatuh hati padamu
Bukan tak nak mengaku
Tapi hati rasa malu

Senyum mu menawan menawan
Kau buat hatiku tertawan
Ada sesuatu yang kau perlu tahu
Tentang diri aku dengan lelaki itu
Meski dia bisa beriku apa sahaja
Tapi itu semua tidak boleh beri bahagia (bahagia)
Itu bukan segalanya

Aku yang patut, yang patut
Memberinya segala
Kerna aku mampu
Ya aku mampu
Melakukan apa-apa saja

Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)
Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)
Untuk dia (hey) Untuk dia (hey) Untuk dia (hey)

Jadi engkau yang patut, yang patut
Memberiku segala
Kerna engkau mampu, ya engkau mampu
Melakukan apa-apa saja

Untuk aku (okay)
Untuk aku
Untuk aku
Untuk aku (untuk kamu)
Untuk aku
Untuk aku
Untuk aku
Untuk aku

Kau melihat diriku
Seperti sesuatu
Yang mencabar dirimu
Akal dan mindamu
Kau mendustaiku
Kau bilang mereka tak tahu
Siapa diriku
Sedangkan kau juga begitu...

Segala kata cacian
Yang telah engkau berikan
Membuatku rasa...

Kosong...kosong...

Setiap detik diperhatikan
Kau cari cara putar belitkan
Kau jadikan diriku...

Kosong...kosong...

Kini aku bangkit
Membuktikan yang ku tak sakit
Dengan segala perit yang kau berikan
Kini aku pantas berjalan
Bergerak ke hadapan
Dan akan ku buktikan
Siapa diriku yang sebenar....
Ooo..ooo...

Kosong...kosong...

Segala kata cacian
Yang telah engkau berikan
Membuatku rasa..

Kosong .. kosong ..

Setiap detik diperhatikan
Kau cari cara putar belitkan
Kau jadikan diriku...

Kosong...kosong...

Segala kata cacian
Yang telah engkau berikan
Membuatku rasa...

Kosong...kosong...
Welcome to My Blog

Shopee Ads

Pengunjung Ku Last 7 Days

Kawan Baru & Lama

Mengenai Saya

Foto saya
Aku suka diriku seadanya.. Masih suka blogging.. Masih suka menjelajah ke blog orang lain.. Masih setia menulis setiap perenggan dalam blog "Selamber.Org" aku ni.. Masih setia dengan isteri aku.. Masih suka buat kerja sorang2.. Masih bekerja bidang elektrikal.. Masih gemar main Handphone.. Masih lagi kuat TIDO.. Hahahaha..

Terpaling Popular

Penulisan Ku

Bermula dari Tahun 2009 Sehingga Sekarang © Selamber Aku Jer